Jalan Lintas Timur dan Tanah Mas Sukajadi kondisinya nyaris putus
BANYUASIN–Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera di kawasan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, kini rusak berat. Bahkan, di depan jalan tanah Mas Sukajadi atau sekitar 20 meter dari Polsek Talang Kelapa, badan jalan nyaris putus. Dampaknya, antrian kendaraan di kawasan ini tidak dapat dihindari lagi, bahkan tidak jarang sepeda motor yang melintas di kawasan ini terjungkal terjebak oleh lubang yang menganga.
Termasuk kendaraan roda empat (mobil) jika terjebak, akan mengganggu kelancaran lalu lintas, dan akhirnya terjadi kemacetan. “Sedikitnya sudah empat kali terjadi kecelakaan yang menelan korban jiwa di kawasan ini,” kata beberapa warga yang tinggal di sekitar lokasi ruas jalan yang rusak itu, Minggu (29/4).
Berdasarkan pengamatan di lokasi, minggu (29/04) ruas jalan yang rusak ini selain dipenuhi lobang besar dan dalam, juga ada bekas galian tanah yang dibiarkan menganga. Lebih ironis lagi, jalan di depan jalan tanah Mas Sukajadi atau sekitar 20 meter dari Polsek Talangkelapa, saat ini kondisinya nyaris putus.
Aspal jalan sudah terkelupas habis, sehingga membentuk lubang yang dalam yang memutuskan badan jalan. Saat hujan turun, kondisi badan jalan yang rusak itu dipenuhi air, sehingga badan jalan tidak terlihat ketika dilalui. Akibatnya tidak jarang kendaraan terjebak di lobang yang dalam itu.
Sementara badan jalan yang beberapa waktu lalu telah diperbaiaki kini kondisinya kembali rusak, misalnya ruas jalan dari Pasar Sembawa sampai ke SPBU Pulau Harapan, kondisinya sudah dihiasai lobang cukup dalam. Padahal ruas jalan ini baru diperbaiki dua bulan lalu. “Jalan ini cepat sekali rusak, ini artinya perbaikannya dilakukan asal-asalan saja,” kata Husin (30) warga Tanah Mas. Hal juga di ungkapkan warga yang tidak mau disebutkan namanya. Menurutnya, perbaikan Jalintim selama ini hanya tambal sulam saja, baru diperbaiki hanya satu dua bulan hancur lagi.
Pihak kontraktor harus bertanggungjawab, jangan hanya mencari untung saja, apalagi dengan alasan kendaraan yang melintas melebihi tonase,” katanya. (ward)