Tender Pembelian Laptop Jalan Terus
Liputan6.com, Jakarta: Sekretariat Jenderal DPR Faisal Djamal di Jakarta, Kamis (22/3), mengatakan pihaknya tetap akan melaksanakan tender pembelian laptop bagi tiap anggota Dewan sebab sudah tercantum dalam alokasi anggaran DPR pada 2006. Menurut Faisal, pihak Sekretariat cuma menjalankan program yang sudah dicanangkan, kecuali ada keputusan lain [baca: Ratusan Anggota DPR (Bakal) Mendapat Laptop].
Para wakil rakyat akan mendapatkan jatah laptop seharga Rp 21 juta. Meski demikian, tidak setiap anggota Dewan setuju dengan rencana tersebut. Aria Bima, anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menyatakan tak lagi membutuhkan karena sudah memiliki laptop.
“Kalau sekarang ada pembagian laptop, untuk siapa. Karena asumsi laptop itu sebagai alat kerja tenaga ahli, kalau itu disetujui. Dan sampai sekarang belum disetujui. Mengapa staf ahlinya tak disetujui, laptopnya muncul?” kata Aria.
Wajar jika masyarakat bertanya-tanya soal terlalu banyaknya fasilitas yang diterima wakil rakyat. Padahal rakyat miskin yang hidup di bawah garis kemiskinan masih banyak jumlahnya.(MAK/Rahmat Supana dan Bondan Wicaksono)